Tahukah Anda bahwa selasih dapat digunakan untuk pengendalian lalat buah Bactrocera sp yang merupakan salah satu hama utama pada tanaman buah? Sebelum kita bahas cara penggunaan selasih untuk mengendalikan lalat buah, maka ada baiknya kita tahu terlebih dahulu apa itu tanaman selasih.
Selasih (Ocimum basilicum) merupakan tanman yang berasal dari genus Ocimum. Tanaman ini berada dalam satu genus yang sama dengan 35 jenis tumbuhan lain, seperti Ocimum americanum, Ocimum campechianum, Ocimum gratissimum, Ocimum tenuiflorum, dan masih banyak lagi.

foto tanaman selasih
Tanaman selasih mempunyai nama yang berbeda-beda pada setiap daerah. Misalnya di Jawa tanaman ini dikenal dengan sebutan telasih, oleh masyarakat Melayu dikenal sebagai selaseh, serta amping dan kukuru dalam masyarakat Minahasa, sedangkan dalam bahasa Inggris, selasih dikenal sebagai sweet basil. Di beberapa daerah, tanaman ini dimanfaatkan untuk pelengkap masakan dan campuran minuman terutama bijinya. Namun ternyata tanaman ini dapat digunakan untuk mengendalikan lalat buah karena mengandung methyl eugenol. Struktur methyl eugenol ini berperan sebagai atraktan (pemikat) bagi hama lalat buah (Bactrocera sp.) jantan, karena menyerupai aroma hormon seksual yang dikeluarkan lalat buah betina. .
Cara penggunaannya cukup mudah yaitu dengan meremas daun dan atau bunga selasih kemudian dimasukkan ke dalam botol perangkap lalat buah yang dibuat dari botol plastik bekas air mineral.

Foto : Model perangkap lalat buah dengan menggunakan botol bekas air mineral yang diisi daun dan bunga selasih.
Lalat buah yang terperangkap dapat dimatikan secara manual atau dengan menggunakan insektisida. Penggunaan cara tersebut dapat menghindari residu insektisida pada buah yang akan dipanen serta dapat menekan serangan lalat buah baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang (SPD).

